Showing posts with label Bubur. Show all posts
Showing posts with label Bubur. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Bubur candil ubi ungu



Bubur candil is a popular snack In Indonesia. It is a sweet porridge (bubur) with some balls or dumplings and served with coconut milk. Traditionally, the candil (the balls) are made of glutinous rice flour. The balls are then boiled in palm sugar water to get the sweet taste and the brown colour. 

I have made bubur candil before. For this time I add purple sweet potato (ubi ungu) to the glutinous rice flour and use white sugar. It's a purple bubur candil. Looks fancy, he ?


Ingredients:

For bubur

250 gr purple sweet potato, steamed and mashed
150 gr glutinous rice flour
100 ml water
1/4 tsp salt
2 pandan leaves
water
4 tbs sugar
70 gr glutinous rice flour

for coconut sauce:

500 ml coconut milk from 1/2 coconut
pinch of salt
1 pandan leaf 


Methods:

For bubur:

Mix mashed purple sweet potato, glutinous rice flour and salt. 
Pour in water, bit by bit. 
Knead until it comes together. 
Stop adding water when the dough can hold together.
Take a bit of dough, roll it into a ball with both of your palm.
Repeat with the remaining dough.

Dissolve glutinous rice in a bit of water. Set aside.
Heat water about 3/4 full, sugar and pandan leaves in a pan. Bring to the boil.
Put the balls in the water. Boil until they all float and cook through.
Off the stove. Reduce the water until it only simmer the balls.
On the stove again. 
Pour in the dissolved glutinous flour.
Stir until it bubbling, thickens and smooth.
Remove and set aside to cool.

for coconut milk sauce:

Place coconut milk, salt and pandan leaf in a saucepan. 
Heat and stir it constantly until it boils.
Remove and set aside.
If you want to use fresh uncooked coconut sauce, then
mix grated 1/2 coconut with 500 ml drinking/boiled water and squize.
Sprinkle pinch of salt and stir. Use immediately when it is still fresh.

Serve the bubur candil warm with  the coconut milk sauce.




Sunday, 22 July 2012

Bubur sagu mutiara with fresh coconut sauce


Rachel, my daughter, is turning 8 this year. She told me that she wanted to try to do fasting this ramadhan. Ah, how happy and relieve I am. She will do this fasting with her own niat, without any push from me or anyone else. May Allah will always bless and help her. Aamien...
To support her, I let her choose any food that she want for the iftar (meal to break the fasting). And for this very first iftar she like to have bubur sagu mutiara, her favourite snack ever...^^
I have made  this bubur before. But for today I served it with fresh, uncooked, coconut sauce.




Ingredients:
For bubur:
125 gr sagoo pearl
50 gr sugar
2 pandan leaves
250 ml water


For sauce:
freshly grated coconut from 1/4 coconut
250 ml warm drinking/boiled water
pinch of salt




Methods:
For bubur: 
Soak sagoo pearl in water for at least 2 hours. Drain. 
Place all ingredients for bubur in a saucepan. Cook while stirring constantly until it thickens  and the sagoo pearl becomes translucent. Remove and let it cool.


For sauce:
Make fresh coconut sauce just before the serving time by mixing and squeezing freshly grated coconut with warm drinking water. Sprinkle the salt and mix well.


Put the bubur in a bowl. Pour in the sauce. Eat immediately while the sauce is still fresh.

Tuesday, 28 February 2012

Bubur Sum sum

Bubur ini favoritku sejak kecil, bubur glepong aku meyebutnya, karena terbuat dari glepong atau tepung beras. Dulu ada penjual bubur keliling yang setiap sore selalu mangkal di depan musholla depan rumahku. Aku selalu membelinya. Rasanya gurih dengan kinca yang manis, disajikannya dalam pincuk dan suru, daun pisang yang dibentuk menyerupai mangkok dan sendok. Hmmmm.....



Untuk bubur:
100 gr tepung beras, ayak
1/2 sdt garam
750 ml santan encar (300 ml kara + 400 ml air)
2 lembar daun pandan, ikat

Campur tepung beras dengan sebagian santan dan garam, aduk rata (harus benar-benar rata ya, kalau perlu disaring dulu, supaya hasilnya tidak bergerindil).
Masak sisa santan dan pandan hingga mendidih.
Tuangkan larutan tepung beras, aduk hingga kental dan mendidih. Angkat.



Untuk kinca:
200 gr gula merah, sisir
50 gr gula pasir
250 ml air
1 lembar daun pandan, ikat
2 buah nangka, iris-iris

Masak semua bahan kecuali nangka, aduk hingga mendidih.
Setelah gula larut, masukkan irisan nangka, aduk lagi.
Angkat, saring.
Sajikan bubur dengan kincanya.


http://dapurbunda.blogspot.com/2005/10/bubur-sumsum.html

Monday, 14 November 2011

Bubur sagu mutiara


Anak-anakku suka sekali makanan ini. Makanya dulu si embak udah tau sendiri, *kagak usah dikomando* membuatnya bila kami kehabisan stok jajanan di rumah. Waktu mau berangkat ke Perth, sempet sedikit bingung ntar di sana snacknya apa ya...eh ternyata di toko asia buanyaaak tersedia sagu mutiara, di supermarket juga ada...amaaan deh...yang ini produk Thailand, soalnya pas belanja ga nemu sagu buatan Indonesia yang biasa aku beli...yo wes kita coba aja yang Thailand punya...warnanya macem2, aku pilih yang ijo...butirannya lebih kecil-kecil, rasanya sama aja...cara bikinnya tetep dong ala Indonesia, tradisional, dimakan dengan kuah santan...aku ga pake resep ya, main feeling aja...kalo mau resepnya boleh liat di ncc-indonesia

Wednesday, 12 October 2011

Bubur merah putih


Di Jawa disebutnya bubur abang putih. Ibu mertua saya biasa membuatnya bila ada cucunya yang baru lahir atau puput dan dibagikan ke tetangga dan saudara2 sebagai tanda sukacita dan syukur. Nah, karena anak terakhir saya ni lahir waktu saya lagi nun jauh dari beliau, buburnya pun tak sampai di mari...hiks hiks...Ya udah bikin aja sendiri ya...


Saya pake nasi yang ada, tambahkan air dan santan sesuai kekentalan yang diinginkan. Aduk-aduk terus sampai menjadi bubur, bubuhkan sedikit garam. aduk merata. Angkat. Sisihkan sebagian sebagai bubur yang putih. Untuk membuat bubur yang merah, panaskan lagi sisa bubur, masukkan irisan gula merah, aduk rata sampai gula larut dan warna bubur menjadi coklat.

Wednesday, 5 October 2011

Bubur Candil




Masih dengan tepung ketan...yang ini resepnya gabungan dari ncc-indonesia dan resep.dekap...ya,kayaknya gitu deh yang cocok di lidah saya. Bola-bola ketannya pake resep ncc dan buburnya pake dari resep dekap.


Candil:
  • Campur 200gr tepung ketan dan 50 gr tepung beras.
  • Tuang 100 ml air sedikit2, uleni hingga kalis (kalo kurang air tambahin sampai bisa dipulung). Bentuk bulat2.
  • Masak 200 gr gula merah dalam 1 liter air hingga mendidih dan gula larut.
  • Saring dan didihkan lagi.
  • Cemplungkan bulatan ke dalamnya, biarkan hingga mengapung. Angkat bulatan ketannya.
  • Masukkan 6 sdm tepung beras yang sudah dilarutkan dengan sedikit air ke dalam air gula. Aduk hingga kuah kental.
  • Masukkan lagi bulatan ketan,aduk sebentar.
  • sajikan dengan saus santan.
Saus Santan:
Masak 250 ml santan, sedikit garam, dan daun pandan hingga mendidih.